Mendeteksi Fraud Lewat Data Telekomunikasi
Fraud menjadi salah satu tantangan utama dalam layanan digital. Semakin banyak proses bisnis dilakukan secara online, perusahaan harus bisa melakukan deteksi fraud yang memanfaatkan identitas, nomor telepon, maupun perangkat digital untuk mendapatkan keuntungan secara ilegal.
Dalam proses digital onboarding, misalnya, perusahaan perlu memastikan bahwa pelanggan yang melakukan registrasi benar-benar merupakan individu yang valid. Namun, verifikasi identitas saja belum tentu cukup untuk mengidentifikasi seluruh risiko.
Dibutuhkan data dan insight tambahan yang dapat membantu perusahaan memahami apakah terdapat indikasi aktivitas yang tidak biasa. Salah satu sumber data yang dapat digunakan adalah data telekomunikasi.
Dengan memanfaatkan insight dari aktivitas dan karakteristik nomor telepon, perusahaan dapat menambahkan lapisan analisis untuk mendukung deteksi fraud dan pengambilan keputusan berbasis risiko.
Mengapa Data Telekomunikasi Relevan untuk Deteksi Fraud?
Nomor telepon telah menjadi bagian penting dari identitas digital pelanggan. Nomor telepon digunakan untuk registrasi akun, autentikasi, OTP, transaksi, komunikasi dengan perusahaan, hingga pemulihan akun.
Karena memiliki peran penting dalam ekosistem digital, perubahan atau karakteristik tertentu pada nomor telepon dapat menjadi indikator tambahan dalam proses fraud detection. Sebagai contoh, perusahaan mungkin menemukan pelanggan dengan kondisi:
- Nomor telepon baru saja mengalami pergantian SIM
- Nomor telepon merupakan nomor yang pernah digunakan pelanggan lain
- Perangkat memiliki indikasi aplikasi berisiko
- Data identitas dan nomor telepon tidak sesuai
- Lokasi pelanggan menunjukkan pola yang tidak sesuai dengan informasi yang diberikan
Tidak berarti setiap kondisi tersebut merupakan fraud. Namun, insight tersebut dapat digunakan sebagai risk indicator untuk menentukan apakah suatu transaksi atau aplikasi membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Bagaimana Data Telekomunikasi Membantu Deteksi Fraud?
Data telekomunikasi dapat digunakan sebagai lapisan tambahan dalam sistem fraud prevention. Perusahaan tidak perlu hanya mengandalkan satu indikator. Beberapa insight dapat dikombinasikan untuk membentuk profil risiko yang lebih komprehensif.
Terra Data Indonesia menyediakan beberapa API Insight yang dapat mendukung kebutuhan tersebut, termasuk SIM Swap, Recycle Number, Location Verification, dan NIK Match
SIM Swap untuk Mendeteksi Perubahan SIM
SIM Swap merupakan kondisi ketika kartu SIM yang terkait dengan sebuah nomor telepon mengalami pergantian.Dalam kondisi tertentu, perubahan SIM dapat menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan, terutama ketika terjadi berdekatan dengan aktivitas digital yang sensitif. Misalnya, seorang pelanggan melakukan:
Registrasi → Pergantian SIM → Login → Transaksi
Rangkaian aktivitas tersebut dapat menjadi sinyal yang perlu dianalisis lebih lanjut oleh sistem fraud prevention. SIM Swap API dapat memberikan insight mengenai status pergantian SIM sehingga perusahaan memiliki informasi tambahan ketika melakukan risk assessment.
Mengapa SIM Swap Penting?
Nomor telepon sering digunakan sebagai bagian dari proses autentikasi. Apabila terjadi pengambilalihan nomor, pelaku berpotensi memperoleh akses terhadap mekanisme autentikasi yang menggunakan nomor tersebut.
Karena itu, informasi mengenai perubahan SIM dapat digunakan sebagai risk signal tambahan dalam proses:
- Digital onboarding
- Account security
- Transaction monitoring
- Fraud detection
- Risk assessment
Recycle Number untuk Mengidentifikasi Nomor Daur Ulang
Tidak semua nomor telepon selalu digunakan oleh orang yang sama. Operator telekomunikasi dapat mengalokasikan kembali nomor yang sebelumnya pernah digunakan oleh pelanggan lain. Kondisi ini dikenal sebagai recycle number atau nomor daur ulang.
Bagi perusahaan digital, kondisi tersebut dapat menciptakan tantangan dalam proses customer verification. Misalnya, sebuah nomor pernah digunakan oleh pelanggan A, kemudian tidak lagi digunakan dan pada periode berikutnya diberikan kepada pelanggan B.
Jika sistem hanya menggunakan nomor telepon sebagai salah satu identitas pelanggan, terdapat potensi terjadinya kesalahan dalam menghubungkan data pelanggan lama dan pelanggan baru.
Peran Recycle Number dalam Fraud Prevention
Insight mengenai nomor daur ulang dapat membantu perusahaan:
- Mengidentifikasi nomor yang pernah digunakan sebelumnya
- Mengurangi risiko salah menghubungkan identitas pelanggan
- Menambahkan konteks pada proses customer verification
- Meningkatkan akurasi risk assessment
Dengan demikian, Recycle Number bukan berarti menunjukkan bahwa pelanggan melakukan fraud. Sebaliknya, informasi tersebut menjadi konteks tambahan agar sistem tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan nomor telepon.
Location Verification untuk Verifikasi Alamat Rumah atau Kantor Calon Nasabah
Perangkat pelanggan juga dapat menjadi sumber informasi dalam fraud prevention. Location Verification dapat memberikan insight terkait lokasi terakhir sinyal nomor telepon nasabah.
Informasi tersebut dapat menjadi salah satu parameter tambahan dalam proses risk assessment. Sebagai contoh, apabila alamat yang diajukan nasabah tidak sesuai dengan alamat yang terdaftar pada nomor telepon. Perusahaan dapat menerapkan proses verifikasi tambahan sebelum memberikan akses terhadap layanan atau memproses transaksi.
NIK Match untuk Memperkuat Verifikasi Identitas
Fraud prevention juga tidak dapat dipisahkan dari customer verification. Salah satu risiko dalam digital onboarding adalah penggunaan identitas yang tidak sesuai dengan nomor telepon.
NIK Match API dapat digunakan untuk memverifikasi kecocokan antara NIK dan nomor telepon berdasarkan data registrasi telekomunikasi. Jika terdapat ketidaksesuaian, perusahaan dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum melanjutkan proses onboarding.
Dengan demikian, NIK Match dapat menjadi salah satu lapisan identity verification yang mendukung strategi fraud prevention.
Menggabungkan Berbagai Insight untuk Deteksi Fraud
Salah satu prinsip penting dalam fraud prevention adalah tidak bergantung pada satu indikator saja. Sebuah kondisi tertentu mungkin terlihat normal jika dianalisis secara individual. Namun, kombinasi beberapa indikator dapat memberikan gambaran risiko yang lebih lengkap seperti contoh berikut:
- NIK Match → Sesuai
- SIM Swap → Baru saja terjadi
- Recycle Number → Tidak terindikasi
- Risky App → Terdapat indikator risiko
Dalam situasi tersebut, sistem dapat memberikan risk flag dan meminta proses verifikasi tambahan.
Bagaimana Terra Data Indonesia Dapat Membantu?
Terra Data Indonesia menghadirkan solusi Alternative Credit Scoring berbasis data telekomunikasi yang membantu lembaga keuangan memperoleh insight tambahan dalam mendeteksi fraud.
Melalui berbagai API Insight, perusahaan dapat melengkapi informasi yang tersedia dari sistem kredit tradisional dengan data perilaku digital yang relevan, seperti:
- Active Status
- NIK Match
- Location Verification
- Tenure
- Telco Score
- Income Prediction
- Risky App
- Income Prediction
- SIM Swap
- Recycle Number
Pendekatan ini membantu perusahaan menilai apakah calon nasabah memiliki tingkat profil risiko yang tinggi dalam melakukan fraud.
Bagikan artikel ini