Mengapa Data Telekomunikasi Penting untuk Credit Scoring?

Andri By Andri
Mengapa Data Telekomunikasi Penting untuk Credit Scoring?

Transformasi digital telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi, bertransaksi, hingga mengakses layanan keuangan. Hampir setiap aktivitas digital meninggalkan jejak data yang dapat memberikan gambaran mengenai perilaku seseorang. Salah satu sumber informasi yang semakin banyak dimanfaatkan dalam industri keuangan adalah data telekomunikasi atau telco data.

Bagi lembaga keuangan, data dari provider nomor telepon bukan sekadar informasi mengenai penggunaannya. Dengan analisis yang tepat, data tersebut dapat menjadi indikator penting dalam menilai profil risiko calon debitur, terutama bagi masyarakat yang belum memiliki riwayat kredit formal.

Inilah alasan mengapa data telekomunikasi untuk credit scoring menjadi bagian penting dari perkembangan Alternative Credit Scoring di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Data telekomunikasi adalah kumpulan informasi yang dihasilkan dari penggunaan layanan operator seluler. Data ini tidak mencakup isi percakapan, pesan, atau konten pribadi pengguna, melainkan metadata yang menggambarkan pola penggunaan layanan telekomunikasi. Berikut contoh data telekomunikasi yang dapat dianalisis antara lain:

  • Lama kepemilikan nomor telepon
  • Status nomor aktif
  • Riwayat pergantian SIM card (SIM Swap)
  • Riwayat pergantian nomor (Recycle Number)
  • Pola isi ulang pulsa
  • Riwayat pembayaran layanan pascabayar
  • Stabilitas lokasi perangkat
  • Konsistensi penggunaan layanan operator

Data tersebut diproses menjadi indikator perilaku yang dapat digunakan dalam model credit scoring dengan tetap memperhatikan regulasi perlindungan data dan privasi pengguna.

Mengapa Sumber Data Alternatif Penting untuk Credit Scoring?

Metode credit scoring tradisional mengandalkan histori kredit yang dimiliki seseorang. Namun, tidak semua calon debitur memiliki riwayat pinjaman atau kartu kredit. Di sinilah data tersebut memberikan nilai tambah untuk melengkapi informasi yang tidak dimiliki riwayat formal.

Karena hampir seluruh masyarakat Indonesia menggunakan telepon seluler, data telekomunikasi mampu memberikan gambaran mengenai perilaku pengguna yang sebelumnya tidak dapat terlihat melalui data kredit konvensional.

Dengan kata lain, telco data membantu menjawab pertanyaan: “Bagaimana cara menilai seseorang yang belum pernah memiliki riwayat kredit?”

Bagaimana Terra Data Indonesia Memanfaatkannya?

Terra Data Indonesia menghadirkan solusi Alternative Credit Scoring atau Pemeringkat Kredit Alternatif berbasis data telekomunikasi untuk membantu lembaga keuangan memperoleh insight tambahan dalam proses penilaian risiko.

Melalui berbagai API Insight, Terra Data Indonesia menyediakan informasi yang dapat mendukung proses verifikasi identitas, validasi data, serta analisis risiko kredit, antara lain:

  • NIK Match
  • Active Status
  • Location Verification
  • Telco Score
  • Income Prediction
  • Tenure
  • SIM Swap
  • Recycle Number
  • Risky Score
  • Last Location

Seluruh solusi tersebut dirancang untuk membantu perusahaan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan kredit sekaligus menjaga efisiensi proses underwriting.

Bagikan artikel ini

LinkedIn Tautan disalin
Andri

Tentang penulis

Andri